Dikejar Deadline

Udah tau belom?? Pasti belom tahu kan? #apaan_sih…
Sejak jaman dulu,, entah kapan ane juga gak inget, ternyata saya sudah terbiasa untuk mulai serius melakukan sesuatu hanya jika benar-benar mendekati deadline. Wohhh…? Jangan heran ya…
Nih saya kasih contoh beberapa aktivitas yang sering saya lakukan:

  • Berangkat sekolah selalu telat (-_- “???). *dulu sering dihukum push-up
  • Tapi,, kalau berangkat kerjaMemories of (2007-2008) in Bekasi. Read more ... » tepat waktu (benar-benar tepat waktu, jarang sekali bisa sampai tempat kerja lebih awal). Seringnya, tiba di tempat kerja pas saat bel mulai kerja berbunyi,, sambil berkata dalam hati, “pas banget!”. <== masih_mending_kerja_gak_telat
  • Ngerjain tugas sekolah/kuliah pada jam-jam terakhir sebelum dikumpulkan
  • Baru mulai belajar pada malam sebelum ujian

Uhhh,,, kayak gitu kok dibanggain???
Weeitts,, ane gak banggain lho… Saya sadar itu sifat buruk saya. Menunda-nunda. Jangan ditiru!!! Sifat buruk yang harus diminimalisir.

Ada pertentangan di dalam pikiran tentang kebiasaan dikejar DEADLINE ini. Di satu sisi itu kurang baik,, di sisi lain saya merasakan manfaatnya. Ya, semua ada hikmahnya kan? Sejauh ini saya sadari ada beberapa sisi positif dari dikejar DEADLINE/mengerjakan sesuatu di batas-batas terakhir:

  • Bikin semangat
  • Tambah kreatif mencari cara,, ataupun nyari-nyari alasan. 😛
  • Menjadi lebih cepat dan berani mengambil keputusan
  • Terbiasa berlari-larian,, kalau nyetir juga jadi lebih terampil
  • Olahraga jantung
  • Berani mengambil resiko
  • Nggak kaget kalau dapet teguran
  • Nekad
  • Tidak gampang panik,, karena udah terbiasa
  • Selalu siap dengan alternative plans
  • Punya banyak waktu untuk mengerjakan yang lain.

Kok banyak hikmahnya ya…? Bagaimana dengan sisi buruknya? Apakah lebih banyak sisi baik atau buruknya..?
Ahh,, saya lebih suka mikirin sisi positifnya aja. Jadi kalau pengin bandingin sama sisi buruk kebiasaan mengerjakan sesuatu kalau sudah mendekati deadline ini,, ya silahkan pikirkan sendiri. 😛
But, terkadang kita juga harus menunda sesuatu karena kita merasa harus memprioritaskan sesuatu hal lainnya.

So,, this is me. I’m not a perfectionist. Mungkin saya tidak terlalu mengejar hasil yang sempurna pada semua hal.
But,, I do my best, with my way. 🙂

This movie genre is Learning with , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *